8 Langkah Alami Program Hamil Yang Aman Bagi Bunda
8 Langkah Alami Program Hamil Yang Aman Bagi Bunda
1. Hentikan
Program KB Bunda
Langkah awal yang harus
bunda lakukan adalah dengan menghentikan penggunaan pil KB. Juga hentikan semua
jenis kontrasepsi hormonal (seperti suntik dan spiral).
Untuk tahap selanjutnya
bunda membutuhkan beberapa bulan siklus menstruasi agar tubuh dapat berovulasi
secara normal terlebih dahulu
Setelah Anda bisa
berovulasi dengan normal, Anda bisa melakukan langkah kedua.
2. Ketahui
Masa Subur Bunda
Tidak peduli seberapa sering
bunda dan suami Anda berhubungan intim, jika bunda tidak melakukannya di masa
subur, bunda tidak akan hamil.
Kesalahan terbesar pasangan yang sulit
hamil ialah tidak tahu dengan pasti kapan mereka berovulasi.
bunda bisa menggunakan alat prediksi ovulasi.
Alat ini bekerja dengan mendeteksi lonjakan luteinizing hormone (LH) dalam urin
Anda, yang terjadi sekitar 36 sampai 48 jam sebelum bunda berovulasi.
Dengan cara ini,
bunda akan bisa mengetahui lebih awal
kapan sel telur akan dilepaskan oleh ovarium. bunda juga bisa menggunakan
metode mengukur temperatur tubuh basal bunda.
3. Berhubungan
intim sebelum Anda berovulasi
Sperma dapat bertahan
hidup dalam rahim dan tuba fallopi selama dua sampai tiga hari, tetapi sel
telur hanya bisa bertahan hidup selama 12 sampai 24 jam setelah dilepaskan.
Jadi, berhubungan intim
sebelum bunda berovulasi meningkatkan peluang akan ada sperma di dalam rahim
yang akan "menyambut" sel telur, segera setelah sel telurt dilepaskan
oleh ovarium.
Untuk siklus sepanjang
28 hari (dimana Anda berovulasi pada
hari ke-14), inilah yang sebaiknya Anda lakukan:
Mulai berhubungan intim beberapa kali dalam
seminggu segera setelah bunda berhenti menstruasi. Frekuensi berhubungan intim
seperti itu akan memastikan bunda tidak akan melewatkan hari tersubur bunda,
terutama jika panjang siklus bunda bervariasi dari bulan ke bulan.
Berhubungan intim setiap selang satu hari
(dua hari sekali) dimulai sekitar hari ke-10 setelah selesai menstruasi.
4.
Yang harus Anda lakukan saat
berhubungan intim
Lakukan
hal-hal berikut dalam sesi berhubungan intim:
Berbaring telentang setelah bercinta.
Karena vagina secara alami condong ke bawah, maka berbaring telentang setelah
berhubungan intim akan membantu sperma untuk tinggal dan tidak tumpah ke luar,
sehingga mempermudah sperma untuk berenang menuju rahim. Perlukah mengangkat
kaki? Tidak perlu, tapi juga tidak sulit bukan?
Berhubungan intim sebelum tidur. Meskipun
beberapa penelitian mengatakan bahwa jumlah sperma tertinggi adalah di pagi
hari, sesungguhnya tidak ada waktu yang paling baik untuk berhubungan intim dalam
sehari. Semua waktu sama baiknya. Namun, berhubungan intim malam sebelum tidur
adalah cara mudah untuk memastikan bunda tetap berbaring sesudahnya dan menjaga
sperma tidak banyak tumpah ke luar.
Posisi misionaris. Meskipun tidak ada satu
posisi berhubungan intim yang terbaik, posisi misionaris adalah posisi yang
disarankan sebab akan membuat bunda tetap berbaring telentang setelah hubungan
intim berakhir. Baca selengkapnya mengenai posisi berhubungan intim agar cepat
hamil di buku Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.
5.
Yang tidak boleh Anda lakukan saat
berhubungan intim
JANGAN
lakukan hal-hal berikut saat berhubungan intim:
Menggunakan pelumas. Beberapa orang mengira
bahwa pelumas bisa membantu sperma berenang lebih cepat, tetapi kenyataannya
adalah menggunakan pelumas dapat memperkecil kesuksesan progam hamil bunda.
Banyak kandungan dalam pelumas yang dapat mengubah keseimbangan pH di dalam
vagina dan mengurangi mobilitas sperma.
Jangan khawatir jika bunda tidak orgasme. Memang
menyenangkan apabila Anda mencapai orgasme, tapi untuk hamil Anda tidak perlu
orgasme. Walaupun beberapa orang berspekulasi bahwa wanita yang mencapai
orgasme akan lebih mudah hamil, namun teori ini tidak memiliki bukti ilmiah.
Jangan terlalu khawatir dengan model celana
dalam pria. Memang beberapa masalah kesuburan pada pria berawal dari suatu
kondisi dimana suhu testis yang terlampau panas sehingga mempengaruhi produksi
sperma, wajar apabila ada yang meyakini bahwa celana dalam berpengaruh terhadap
kualitas sperma pria. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang pasti. Namun tentu
saja tidak rugi sama sekali apabila pasangan pria Anda memilih untuk
menggunakan celana dalam boxer.
6.
Selalu siapkan alat tes kehamilan
Semakin awal Anda tahu
Anda hamil, semakin cepat Anda bisa mulai melakukan perawatan prenatal termasuk
mulai makan, minum, dan menjalani gaya hidup sehat. Maka makin sehat Anda dan
bayi Anda.
Jadi
sangat penting untuk mendeteksi kehamilan sedini mungkin.
Meskipun beberapa jenis
alat tes kehamilan yang tersedia saat ini memungkinkan Anda untuk melakukan tes
sesegera mungkin, hasil yang paling akurat akan Anda dapatkan jika Anda
melakukan tes pada hari yang seharusnya menjadi awal periode menstruasi Anda.
Tes kehamilan rumahan
bekerja dengan mendeteksi tingkat human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urin
Anda. Kadar hormon yang diproduksi oleh plasenta ini, terus meningkat pada awal
kehamilan.
Melakukan tes terlalu
dini cenderung memberikan hasil yang disebut sebagai "negatif palsu"
- yaitu dimana hasil tes mengatakan Anda tidak hamil, tetapi Anda sebenarnya
hamil.
Hal tersebut terjadi
karena tubuh Anda belum memproduksi cukup banyak hCG sehingga belum terdeteksi
oleh alat tes. Tunggulah dan lakukan tes ulang beberapa hari setelah menstruasi
Anda telat.
7.
Jika hasil tes negatif...
Belum hamil bulan ini? Jangan panik.
Sebagian besar pasangan
tidak berhasil hamil pada program hamil pertama kali.
Kemungkinan besar Anda salah
menghitung hari paling subur Anda, sehingga sperma suami Anda tidak membuahi
sel telur.
8.
Jangan Cemas, Masih Ada Langkah Program Hamil
Bagi pasangan yang ingin sekali mendapatkan
momongan namun tak kunjung datang, mungkin terapi kesuburan adalah pilihan yang
tepat. Terlebih bila usia wanita sudah melebihi 35 tahun.
Ada banyak teknik terapi kesuburan
yang bisa dilakukan saat menjalani program hamil bagi pasangan yang mengalami
masalah infertilitas. Penentuan teknik mana yang tepat akan disesuaikan kepada
penyebab infertilitas yang diderita oleh kedua pasangan atau salah satu
pasangan. Selain itu, penentuan terapi
kesuburan juga tergantung kepada riwayat kesehatan seseorang dan usianya.
Jenis
Terapi Kesuburan di Dalam Program Hamil
Secara umum, terapi kesuburan dibagi
menjadi tiga jenis. Yang pertama adalah terapi kesuburan dengan menggunakan
obat-obatan. Terapi kedua adalah dengan prosedur bedah. Cara terakhir yang bisa
dilakukan adalah dengan cara pembuahan buatan.
Terapi melalui obat-obatan
Obat-obatan yang digunakan untuk
membantu menyukseskan program hamil melalui terapi kesuburan adalah clomifene.
Obat ini berfungsi mendorong pelepasan sel telur terjadi secara teratur.
Obat-obatan ini diberikan kepada perempuan yang mengalami proses ovulasi tidak
teratur atau tidak bisa berovulasi sama sekali. Untuk masalah yang sama,
tamoxifen mungkin akan dijadikan sebagai obat alternatif oleh dokter.
Selain itu, untuk merangsang ovulasi
pada wanita, dapat juga diberikan hormon GnRH (Gonadotrophin-releasing hormon)
atau dopamin. Hormon gonadotropin juga dapat diberikan untuk merangsang ovulasi
dan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria. Jika wanita tersebut
mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS), maka obat yang biasa diberikan
adalah metformin. PCOS sendiri biasanya ditandai dengan adanya kista di dalam
ovarium, tidak teraturnya ovarium dalam melepaskan sel telur, atau terlalu
tingginya hormon androgen pada tubuh.
Terapi kesuburan melalui operasi
Salah satu operasi untuk terapi
kesuburan adalah operasi untuk mengatasi masalah di saluran tuba falopi. Operasi
ini dilakukan jika saluran sel telur tertutup atau terdapat bekas luka oleh
karena penyakit terdahulu, infeksi, atau
ada masalah lainnya.
Operasi juga mungkin dibutuhkan jika
terdapat sel-sel dari lapisan rahim tumbuh di daerah lain dari tubuh, biasa disebut
dengan endometriosis. Seorang wanita yang meski telah diberikan obat-obatan
untuk mengatasi PCOS namun masih belum kunjung sembuh, juga dapat menjalani
prosedur operasi. Operasi untuk mengatasi PCOS biasa disebut sebagai diatermi
ovarium.
Masalah lain yang mengganggu kesuburan
seorang wanita dan bisa ditangani dengan operasi adalah fibroid. Operasi
menghilangkan fibroid akn dipertimbangkan jika penyebab infertilitas lainnya
tidak bisa ditemukan.
Tindakan operasi dalam terapi
kesuburan bisa juga dilakukan pada pria. Hal ini bisa dilakukan ketika sperma
terhambat oleh adanya kelainan di dalam epididimis (penyimpan sperma) dalam
testis. Operasi juga diperlukan untuk mengatasi varises testis pada pria dengan
jumlah sperma abnormal.
Pembuahan buatan
Salah satu pembuahan buatan yang bisa
dilakukan untuk menyukseskan program hamil adalah Intrauterine Insemination
(IUI). Pembuahan buatan dengan sistem ini adalah dengan memasukkan sperma ke
dalam rahim secara langsung pada saat ovulasi.
Prosedur lainnya yang bisa dilakukan
adalah dengan metode IVF yang merupakan singkatan dari in vitro fertilisation.
Secara garis besar, proses pembuahan melalui IVF dilakukan dengan cara
mengumpulkan telur dari ovarium yang digabungkan dengan sperma. Proses ini
dilakukan di dalam cawan petri. Embrio yang dihasilkan melalui pembuahan di
luar rahim tersebut selanjutnya ditransplantasikan ke dalam rahim. Proses lain
yang bisa dilakukan adalah dengan menyuntikkan sperma secara langsung ke dalam
sel telur di laboratorium dan embrio yang dihasilkan dipindahkan ke dalam
rahim. Prosedur ini dinamakan intracytoplasmic sperm injection (ICSI).
Cara lain yang bisa ditempuh jika
salah satu pasangan tidak bisa melakukan pembuahan dengan sel telur atau
spermanya sendiri adalah dengan cara donor sperma, donor sel telur, atau donor
embrio. Donor sperma dapat digunakan untuk pembuahan bayi tabung atau prosedur
inseminasi. Sementara itu, sel telur dari pendonor dibuahi oleh sperma pasangan
dan embrio yang dihasilkan ditanamkan di dalam rahim.
Cara terakhir yang bisa dilakukan
adalah melalui cara surrogacy alias memakai ibu pengganti. Artinya, meminjam rahim
wanita lain untuk mengembangkan janin. Setelah dilahirkan, bayi diserahkan
kepada wanita yang meminjam rahim.
Jika pasangan hendak melakukan program
hamil, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna mendapatkan
gambaran yang utuh. Saran dokter juga diperlukan agar pasangan mendapatkan cara
yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
baca juga Macam Macam Senam Ibu Hamil
baca juga Macam Macam Senam Ibu Hamil

0 Response to "8 Langkah Alami Program Hamil Yang Aman Bagi Bunda"
Post a Comment